Bantah Isu Karolin Dampingi Midji di Pilkada Gubernur Kalbar 2024, Cornelis Ungkap Kondisi Sang Anak

LENSALANDAK.COM I Landak – Warga Kalimantan Barat tengah dihebohkan dengan isu Karolin Margret Natasa yang akan mendampingi Sutarmidji pada Pilkada Gubernur Kalbar 2024 nanti.

Terkait isu tersebut Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP sekaligus Gubernur Kalbar periode 2008 – 2018, Cornelis membantah.

Cornelis menerangkan bahwa saat ini Karolin selaku Sekertaris DPW PDIP saat ini sedang fokus untuk pemenangan PDIP Kalbar pada Pileg dan Pilpres.

“Karol itu saat ini sibuk ngurusin teman-temannya yang Caleg, dan di PDI Perjuangan itu tugas utama bagaimana memenangkan presiden dan wakil, demikian juga legislatif di semua tingkatan, mulai dari Kabupaten/ Kota, Provinsi hingga RI,” ujar Cornelis Kamis 3 Agustus 2023 malam.

Politisi senior Kalbar itu menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada pembahasan terkait pemilihan Kepala Daerah khususnya Provinsi Kalbar.

“Didalam etika PDIP Perjuangan, apapun yang di putus ketua umum, kami wajib menjalankannya” ujarnya.

Kalbar Sutarmidji ke kediamannya beberapa waktu lalu, ia mengatakan hanya sebatas silaturahmi, karena mitra kerja Komisi 2 DPR RI yakni Kemendagri, Gubernur, Bupati dan Walikota.

“Kalaupun saya dekat dengan beliau selalu menginformasikan hal-hal yang strategis penyelenggaraan pemerintahan, saya dengan beliau kan sejak beliau Walikota, kami pun tidak berbicara masalah politik,” terangnya.

“Pada saat kemarin beliau datang kekediaman, kami sudah lama tidak bertemu, selain itu maaf ngomong, mantan gubernur kan hanya saya yang masih hidup, lalu gubernurnya beliau, jadi wajarlah bila silaturahmi, paling tidak bertukar fikiran masalah pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.

Beredarnya foto Sutarmidji dan Karolin dikatakannya sengaja dilakukan oleh kelompok yang sengaja ingin mengadu domba antara pihaknya dengan Ketua DPD PDIP Serta Sutarmiji

“Belum ada yang membicarakan Pilkada apalagi calon wakilnya pak Midji, pak Midji belum ada ngomong apapun, demikian juga Karol, sedangkan secara Etika Politik di PDI Perjuangan, untuk Calon Gubernur biasanya diprioritaskan kepada ketua DPD, dengan adanya isu inikan bisa membuat pak Lasarus tersinggung,” katanya. 

Terkait isu Sutarmiji berpasangan dengan Karol untuk Pilkada 2024 ia menegaskan informasi hoaks.

Informasi bohong itu tersebut dinilainya bisa membuat hubungannya dengan partai serta Sutarmiji menjadi tidak harmonis. 

Dari penelusuran, pihaknya telah mengetahui siapa yang mengedet serta menyebarkan foto tersebut, dan saat ini pihaknya masih mengkaji langkah yang akan diambil selanjutnya. 

(*)

Penulis: TrbunPontianakEditor: IM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *